sepucuk surat untuk perjalananku

Liburan lebaran kali ini
bisa dibilang Liburan
yang paling tidak
mengasyikan dibanding
lebaran tahun
sebelumnya, seminggu sebelum lebaran aku
telah mempersiapkan
segala keperluanya dari
mulai ban motor (dalam)
Rp.55000,-, Kaos
tangan Rp.10000,- Masker Rp.10000,-
Sepatu Rp.30000,-,
Jacket Rp.60000,-
Rencananya Kami mau
berangkat bersama aku
(wahyu) ,boncel,dekol,sugeng,bektu,burok
& abeng, tetapi burok
mengundurkan diri
katanya motornya
mau dipinjem pacarnya,
dan abeng mengundurkan diri
karena takut DERESANE
BAUL (kakeen reko)
sementara bektu ingin
ikut tapi motor kami
cuma ada dua, akhirnya kami berangkat ber
empat, tepat pukul
08.00 kami
meninggalkan glugu
duwur, rencananya mau
ke Pantai Widara Payung – Cilacap, di jalan
kami sempat mengalami
sedikit kendala, tepat di
jembatan antara
kecamatan Kalipucang
(Ciamis) Dan Kecamatan Patimuan (Cilacap)
motorku macet
totallahernya pecah lalu
kami bawa ke bengkel
yang ada di Patimuan
dan ganti laher Rp.35000,- Sebelumnya
ngisi bensin Rp.14000,-
lalu kami melanjutkan
perjalanan sempat
berhenti sejenak di
Alfamart untuk beli minuman seharga
Rp.4000,- lalu kami
melanjutkan kembali
tepat pukul 12.30 kami
berhenti untuk makan
siang di rumah makan, dan kami menyantap
seporsi bakso Seharga
Rp.9000,- kami tidak
tahu arah ke Pantai
Widara Payung,
akhirnya kamimemutuskan untuk Pergi Ke
Yogyakarta. lalu kami
berangkat, tetapi
ternyata jalanan macet
total, Pukul 14.30 kami
sampai di Banyumas, kami begitu letih dan
lelah dan kendaraan
kami juga sangat panas
lalu kami berfikir
rasanya kalau jalanan
macet seperti ini kapan mau sampai ke Yogya
sementara masih
banyak kota yang mesti
kami lewati, lalu kami
memutuskan untuk
mengurungkan niat dan pulang di perjalanan
pulang kami terpisah
menjadi duadekol dan
sugeng melesat jauh
didepan karena motor
mereka jauh lebih unggul Honda Mega Pro
dari Punyaku Supra
Turbo 100 cc sementara
aku dan boncel di
belakang, diperjalanan
pulang sempat singgah di Alfamart dan beli
minuman Rp.6900,
memasuki malam hari
badanku mulai
menggigil kedinginan
seakan kami tidak bisa melanjutkan perjalanan
lalu boncel memegang
kendali didepan sampai
memasuki kawasan
Jawa Barat lalu gantian
denganku pukul 19.30 kami
sampai di Pasar
Pangandaran,
rencananya mau makan
malam tapi penuh semua,
lalu kami pulang sampai dirumah aku
langsung mandi pakai
air hangat dan langsung
tidur, dan esok harinya
pas aku mau berangkat
kerja, ban luar motorku robek itu mungkin
karena kepanasan, coba
bayangkan berapa
harga ban luar? diatas
100 rb, Itulah pengalaman
Prumpung Lestari Jawa Tengah
Tour 2012 Yang penuh
derita dan penghianatan
dari teman-
teman.Tambahan : Biaya
Ganti Oli Rp.27000,-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s