tradisi pasren yang terlupakan

Tadi ada kawanku yang mengatakan,bahwa tradisi Pasren adalah suatu hal yang musyrik katanya sebut saja dia
namanya Karto Mumet (nama samaran) katanya pasren itu musyrik. anda tahukah Pasren? mari berbagi pengalaman With Me Wahyu ISkandar, aku punya sedikit pengetahuan tentang hal ini dari masyarakat sekitar, Pasren merupakan Tradisi masyarakat,adalah menaruh sesaji,diantaranya Bubur merah,bubur putih,bubur hitam, Wedang kopi,wedang teh, Bunga-bunga, Air dan daun Tawa dan yang lain sebagainya, biasanya ini dilakukan dirumah-rumah mereka disaat jumat dan selasa kliwon atau dihari weton/kelahiran ada juga yang menaruh di bawah pohon kelapa tempat biasa mereka menyadap. Ada Yang Tahu,hal ini dimaksudkan untuk apa? iya,ini adalah tradisi turun temurun
dari para leluhur,kata nenek aku,kita itu hidup didunia ga hanya sendiri tapi masih ada kehidupan di alam lain, kita harus bisa hidup berdampinganDulu waktu neneku tinggal di wetan,saudara- saudaranya pun para Kyai dan Ulama tapi,mereka melakukan hal itu,kata nenek aku begitu,itu merupakan tradisi bukan musyrik. Tapi nampaknya tradisi itu sudah hilang dari
daerah kami karena
kemajuan teknologi yang begitu pesat. Ya Sudahlah,, Tapi kita harus ingat 1 hal, bahwa kita hidup didunia ini tidaklah sendiri,ada kehidupan lain di alam sana…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s