syair untuk senja

Untuk Kampungku Tercinta

Kemuning cahaya penerang
jagat terbelah dua
menembus sela-sela ranting
bambu yang lembab oleh
rintik air hujan yang turut
mengalirkan air teluk kedung gondang di
Prumpung Lestari ke
muara, Nampak Awan
hitam sekejap pergi , langit
kembali biru, namun surya
telah usai di pelabuhan, bintangpun bertaburan
menghiasi langit Prumpung
Lestari yang indah ini,
Angin terdiam sunyi , sepi
dan mencekam, hanya
lolongan burung malam yang membahana
menyambangi seluruh
gelapanya malam di
Prumpung Lestari

One thought on “syair untuk senja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s